Komoditas

Pertanian, Kehutanan, dan Peternakan Desa Pagutan



Komoditas Pertanian

Desa Pagutan memiliki luas wilayah sekitar 496,77 Ha dengan sebagian besar luas wilayahnya merupakan area sawah, yakni sekitar 290.96 Ha. Lahan pertanian tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bercocok tanam guna memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Produktivitas pertanian di Desa Pagutan secara garis besar meliputi Padi (Oryza sativa), Kacang Tanah (Arachis hypogaea), dan Tembakau (Nicotiana tabacum).

Komoditas padi merupakan komoditas yang paling banyak dikembangkan di Desa Pagutan. Sebagian besar lahan pertanian ditanami dengan padi, terutama pada musim penghujan.

Sistem tanam yang ada di Desa Pagutan biasanya menyesuaikan cuaca yang ada. Saat musim kemarau, kebanyakan masyarakat biasanya menanam kacang kacangan ataupun memilih untuk menanam tembakau. Jenis tembakau yang ditanam biasanya adalah tembakau kuning dan tembakau prokat.


Komoditas Kehutanan

Selain memiliki potensi pada sektor pertanian, desa ini memiliki potensi pengembangan pada komoditas kehutanannya. Komoditas yang ada di Desa Pagutan secara garis besar meliputi Sengon (Falcataria moluccana), Nangka (Artocarpus heterophyllus), Mahoni (Swietenia macrophylla), Jati (Tectona grandis), Bambu.

Pohon sengon terdapat di beberapa dusun serta memiliki banyak manfaat. Pada bagian batangnya dapat dimanfaatkan menjadi bahan bangunan dan furnitur, sedangkan daunnya dapat menjadi pakan ternak.

Pohon nangka banyak terdapat di Desa Pagutan. Pohon ini memiliki banyak manfaat, bagian batangnya dapat menjadi bahan bangunan, daunnya dapat menjadi pakan ternak, dan buahnya dapat dikonsumsi.

Pohon mahoni cukup banyak tumbuh di Desa Pagutan. Bagian batang pohon dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan furnitur. Bagian buahnya dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Tanaman jati terdapat di beberapa dusun di Desa Pagutan. Batang dari pohon ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, furnitur, dan ukiran. Sedangkan bagian daunnya dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami.

Bambu merupakan salah satu komoditas yang banyak terdapat di Desa Pagutan. Masyarakat biasanya memanfaatkan bagian batang sebagai bahan bangunan dan tunas muda untuk dikonsumsi (rebung).


Komoditas Peternakan

Desa Pagutan selain memiliki potensi pada sektor pertanian dan kehutanan, desa ini memiliki potensi pada komoditas peternakannya. Komoditas peternakan di Desa Pagutan secara garis besar meliputi Sapi, Kambing, dan Ayam.

Sebagian besar masyarakat di Desa Pagutan memiliki komoditas peternakan berupa sapi. Biasanya masyarakat yang bekerja sebagai petani juga memiliki sapi. Untuk komoditas sapi yang berada di Desa Pagutan juga cukup beragam yakni Sapi lokal (Sapi Bali), Sapi Semental, dan juga Sapi Limosin.

Sedangkan untuk komoditas kambing hanya beberapa masyarakat saja yang memilikinya. Untuk populasi dari ternak unggas yang ada di Desa Pagutan antara lain terdiri dari ayam, bebek, dan juga itik.

Sebagian masyarakat Desa Pagutan menjadikan beternak ini sebagai kerjaan atau kegiatan sampingan untuk menambahkan penghasilan.